Sebuah Berita Israel Tembakkan Rudal

Sebuah Berita Israel Tembakkan Rudal

Sebuah Berita Israel Tembakkan Rudal

Militer Israel meluncurkan tiga rudal menghancurkan sebuah gedung berlantai 12 di Jalur Gaza pada Sabtu sore. Gedung ini merupakan kantor bagi kantor berita The Associated Press dan Al Jazeera. AP menyebut tidak ada korban dari pihaknya akibat serangan tersebut. Menurut https://cfagrf.com/, mereka mengatakan serangan itu mengejutkan dan mengerikan.

Sebuah Berita Israel Tembakkan Rudal

Sebelum serangan terjadi, terdapat 12 orang staf AP dan pekerja lepas ke kantor tersebut. Tiba-tiba, pihak militer Israel menelpon dan memberi peringatan, memberi waktu satu jam bagi penghuni gedung untuk mengungsi. Para pekerja media dan penghuni gedung pun segera mengemasi sejumlah barang dan menyelamatkan diri. Israel menuduh gedung itu menampung intelijen militer Hamas.

Telepon AP Ke Militer Untuk Hentikan

Melansir dari https://103.55.37.123/ Pihak AP menyebut, sebelum rudal menghancurkan gedung, sudah berulang kali mencoba berkomunikasi dengan militer Israel agar menghentikan serangan. Namun, abaikan. Mereka juga bahkan mencoba menghubungi Menteri Luar Negeri dan kantor Perdana Menteri, tetapi tidak diabaikan atau memberi tahu bahwa tidak ada yang bisa melakukan.

Kelompok kebebasan pers kutuk serangan Israel

Tiga rudal yang ditembakkan militer Israel pun membuat gedung kantor-kantor berita ke Jalur Gaza itu runtuh. Debu raksasa tampak membumbung tinggi. AP menyebut serangan ini menandai babak baru hubungan yang sudah berbatu antara militer Israel dan media internasional. Sementara, kelompok kebebasan pers mengutuk serangan itu.

Serangan menilai untuk menghentikan tugas jurnalis

Kelompok kebebasan pers menilai serangan ke gedung kantor berita sebagai upaya menyensor liputan serangan tanpa henti Israel terhadap militan Hamas. Senada, Al Jazeera memandang serangan Israel ini merupakan upaya untuk menghentikan jurnais melakukan tugasnya.

“Al Jazeera mengutuk keras pemboman dan penghancuran kantornya oleh militer Israel di Gaza dan memandang ini sebagai tindakan yang jelas untuk menghentikan jurnalis melakukan tugas suci mereka untuk menginformasikan dunia dan melaporkan kejadian di lapangan,” tegas Al Jazeera dalam pernyataannya.

“Al Jazeera berjanji untuk mengejar setiap rute yang tersedia untuk meminta pertanggungjawaban pemerintah Israel atas tindakannya,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *