Megawati Ingatkan Menteri PUPR Pembangunan Sesuai Koridor Strategis

Megawati Ingatkan Menteri PUPR Pembangunan Sesuai Koridor Strategis

Megawati Ingatkan Menteri PUPR Pembangunan Sesuai Koridor Strategis – Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri meminta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono untuk memastikan tata ruang pembangunan Indonesia berdasarkan koridor strategis.

Megawati Ingin Pembangunan Indonesia Berbasis Koridor Strategis

Permintaan ini disampaikan Mega melalui Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Mengkutip dari https://cfagrf.com/ “Bu Megawati menyampaikan salam dan mengingatkan tak hentinya. Agar Kementerian PUPR terus mendorong kebijakan tata ruang. Pastikan seluruh upaya pembangunan Indonesia Raya didasarkan koridor strategis,” kata Hasto menyampaikan pesan Mega dalam webinar “Antisipasi Dampak Ekonomi Terhadap 8 juta Tenaga Kerja Industri Jasa Konstruksi dan Jasa Pendukung Pada Masa COVID-19” yang digelar DPP PDIP.

1. Presiden RI Sukarno telah menetapkan berbagai bentuk koridor strategis pada 1958

Melansir https://116.193.191.130/ dariĀ  Hasto mengaku melaporkan acara itu kepada Megawati. Dan mendapatkan pesan itu dari Ketua Umum PDI Perjuangan tersebut. Menurut Mega, pada 1958 Proklamator dan Presiden RI Pertama Sukarno menetapkan berbagai bentuk koridor strategis.

Di antaranya di Sumatra akan menjadi pusat perkebunan Indonesia. Jawa tata ruangnya adalah industri jasa, dan di Bandung jadi pusat industri pertahanan. Sementara di Kalimantan menjadi pusat pemerintahan sekaligus pusat kekuatan Angkatan Udara. Maluku disiapkan menjadi pusat industri maritim, dan Papua disiapkan menjadi pusat pertahanan kelautan Indonesia.

2. Menteri Basuki juga diminta buat kebijakan bangunan tahan gempa

Mega mengingatkan, konsepsi tata ruang harus disiapkan dengan sebaiknya. “Sehingga pembangunan Indonesia Raya dilaksanakan dengan visi jangka panjang. Walau pemerintahan hanya maksimal 10 tahun sesuai periodisasinya,” kata Hasto menyambung pesan Mega.

Selain itu, lanjut Hasto, Megawati juga memohon perhatian Menteri Basuki. Agar memastikan adanya kebijakan bangunan tahan gempa karena Indonesia hidup di lingkungan cincin api (ring of fire) dengan potensi gempa, termasuk akibat megathrust di laut selatan Jawa.

3. Warga bisa terlibat dalam berbagai pekerjaan infrastruktur

Sementara itu, Ketua DPP PDIP Nusyirwan Soedjono yang ikut dalam webinar itu menjelaskan. Diskusi itu dilaksanakan demi mengevaluasi dan memperoleh gambaran kebijakan. Yang menjadi solusi atas masalah ketenagakerjaan di sektor konstruksi.

“Karena banyak warga yang bisa ikut terlibat dan bekerja dalam berbagai pekerjaan infrastruktur yang ada,” kata Nusyirwan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *